JAIM | Jaga Imej

Sering mendengar istilah Jaim | Jaga Imej ? Atau malah jangan2 Anda termasuk pribadi yang suka jaim? Kita bahas yuk, untung ruginya, menjadi jaim. Bener gak sih jaim itu menambah pesona?🙂

Orang yang jaim atau menjaga imej bisa diartikan juga sebagai orang yang sangat berhati-hati dalam kehidupan sosial. Di satu sisi, kehati-hatian tersebut memberikan efek “terlihat” penuh ketenangan, mampu bersikap dewasa, bijaksana dalam bersikap, bahkan pada level jaim tingkat tinggi bisa saja terlihat sangat berwibawa dan penuh tanggung jawab.
Pertanyaannya: Rugi nggak sih, kalau kita JAIM? Melihat banyak kesan positif yang bisa peroleh dari sekitar?
Silahkan jawab dalam hati masing-masing yaa🙂

Sekarang mari kita lihat efek negatif yang bisa diakibatkan sifat jaim menjaga imej ini.
Yang pasti, rekan2 di sekitar anda secara otomatis akan menjaga jarak dengan Anda, bukan karena masalah bau badan, tapi karena rasa “segan” dan “sungkan”. Keakraban dalam pertemanan akan sulit terwujud, suasana pergaulan akan lebih kaku dan lebih bersifat formil. Bahkan untuk tingkat jaim yang cukup parah, candaan-candaan antar teman akan terasa garing, dan bahkan terlihat jayus. Hehehe… Jayus.
Nah pertanyaannya: Rugi nggak sih, kalau kita JAIM?

Naaah! Melihat keuntungan dan kerugian JAIM, kalau menurut saya… Jaim itu masih perlu dan penting dilakukan. Dengan catatan… Dilakukan pada saat yang tepat! Tepat situasi, tepat waktu, tepat sasaran.
Perlu diingat. Sangat jarang pria yang akan jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang wanita, jika hal pertama yang terlihat adalah si wanita tertawa terbahak2 seperti kesurupan. Simpan moment2 menyeramkan seperti itu untuk kalangan VIP saja ya Sis.🙂
Demikian halnya, jarang sekali ada wanita yang jatuh cinta pada pandangan pertama, jika melihat pria, setampan apapun dia, tapi berpenampilan dekil, rambut gondrong, bau tidak pernah mandi, pokoknya jorok tingkat tinggi, hihihi.. Hayoo yang ngerasa tunjuk jariii😀

Jadi intinya… Jaim itu perlu, tapi.. Jangan berlebihan lah, pilih2 juga situasinya . Itu demi diri sendiri juga.
Nah.. Kalau memang aslinya memiliki kepribadian yang baik… Itu lebih bagus lagi…. Krn kita cukup menjadi diri sendiri, tidak perlu pusing2 Jaim🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s