Tumis Jamur Kancing Dan Mental Blok

Naaaah, percaya nggak kalau saya dulu nggak suka sama sekli dengan jamur kancing ini. Seberapapun orang2 mengatakan jamur kancing itu uenak banget, uenak tenan… Saya nggak mau beneran.

Kejadiannya berawal dari bertahun-tahun silam, ketika saya masih usia SD. Kami sekeluarga sedang berlibur, menginap di sebuah hotel, di Bedugul, Bali. Hihi, iya, dulu kami tinggal di Denpasar, Bali beberapa tahun. Naaah, saya ingat sekali kejadiannya, saat itu pertaman kali dalam hidup mengenal makanan yang namanya jamur kancing ini. Kebetulan menu makan siangnya ada jamur kancingnya, tapi saya lupa apa menunya.

Singkat cerita, ketika tiba saatnya makan, dengan senang hati dan penuh penasaran saya mencoba makan jamur kancing. Naah, selanjutnya yang saya ingat hanya rasa yang nggak keruan di lidah, dan kemudian saya muntah, berlanjut demam, yang akhirnya liburan kami berakhir lebih cepat dari rencana.
Apa yang sebenrnya membuat saya bereaksi demikan heboh, cuma karena makan jamur kancing yang enak?
Hehehe, karena saat itu kami menyebutnya “jamur udel”😀
Iyaaah, tau udel? Artinya pusar, belly button. Dan saya tidak bisa menutupi imaginasi saya memakan udel, hingga tidak bisa menikmati enaknya rasa jamur kancing😀

Percaya atau tidak, hampir 20th setelah itu saya sama sekali tidak mau memakan jamur kancing😀
Ternyata ya, faktor psikologis itu bisa sangat berpengaruh. Ini termasuk mental blok juga lho.
Memerlukan waktu bertahun-tahun bagi saya untuk berhenti berpikir negatif, dan berani mencoba jamur kancing lho.
Tapi ketika sudah beranjak dewasa, dan mengerti alasan sebenarnya kenapa saya tidak ingin makan jamur kancing.. Alasan saya bergeser, bukan lagi karena masalah psikologis, tetapi karena masalah identitas😀 wkwkwk apalagi inii ya?
Maksudnya, si Vega itu sudah identik dengan tidak suka jamur. Dan saya tidak ingin merubah identitas itu😀
Sampai akhirnya saya bosan sendiri, dan akhirnya memutuskan untuk berdamai dengan jamur kancing. Identitas diri saya bukan bedasarkan makanan yang saya suka atau tidak😀

Hehe, begitu saya memutuskan untuk “MAU” makan jamur kancing, yaa…sudah, begitu saja, semua tidak ada yang istimewa lagi. Makan aja, nggak repot, atau merasa geli, dan sejenisnya…
Dan ternyata, saya memang tidak suka aroma jamur yang menyengat. Jadi kalau hendak mengolah jamur untuk masakan, sebelumnya selalu saya rebus dulu, kemudian air rebusannya saya buang.

Salah satu resep yang boleh di coba, adalah tumis jamur kancing.
Tapi istimewanya, isinya ada potongan tempe dan jamur ^_^. Dengan rasa pedas cabe rawit segar, hmm, nyam nyam banget deh. Apalagi kalau bawang bombay untuk menumisnya agak banyak. Makin enak deh….

Ada yang punya resep istimewa dengan jamur kancing? Boleh dong, di share di siniii🙂

Selamat makan😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s